NAVIGASI

Kamis, 26 April 2012

Putra mahkota saudipun mencium tangan kakaknya



Gambar ini berjudul:

الصغير يقبل يد الكبير - ولي العهد يقبل يد اخيه الملك

Yang muda mencium tangan yang tua, yaitu Putra Mahkota mencium tangan kakaknya yang menjadi raja.

Mereka adalah Raja Saud bin Abdil Aziz Al Su’ud dan adiknya, yaitu Faishal bin Abdil Aziz Al Su’ud.

Riwayat singkat hidup beliau sesuai kitab wikipedia sbb:

Saud ibn ’Abd al ’Aziz Al Su’ud (lahir 12 Januari 1902 – meninggal 23 Februari 1969 pada umur 67 tahun) ialah Raja Arab Saudi dari tahun 1953 sampai 2 November 1964.
Ia adalah anak sulung Raja Ibnu Saud. Ia kemudian dilantik menjadi putera mahkota pada 11 Mei 1933 dan ditabalkan menjadi raja setelah mangkatnya ayahnya pada tahun 1953. Semasa pemerintahannya banyak kantor pemerintahan didirikan di samping pendirian Universitas Raja Su'ud di Riyadh

Sepanjang pemerintahannya banyak ketidakpuasan disuarakan oleh anggota keluarganya sendiri. Seperti ayahandanya, ia mempunyai banyak anak lebih kurang 30 orang. Raja Saud memberi anak-anaknya kekuasaan yang tinggi di samping melantik mereka ke posisi-posisi yang penting di dalam kerajaan. Hal ini menyebabkan adik-adiknya terutama adik-adik tirinya merasa tidak puas. Mereka melihat anak-anak Raja Su'ud tidak mempunyai cukup pengalaman dalam memerintah negara di samping khawatir Raja Su'ud mungkin melantik anaknya untuk menggantikannya setelah ini. Raja Su'ud gemar membelanjakan uang negara demi kepentingan pribadi dan keluarganya. Ia juga membuat kekisruhan politik yang antaranya dikaitkan dengan percobaan pembunuhan Gamal Abdel Nasser, Presiden Mesir ketika itu. Dia juga diketahui dengan sikapnya yang suka minum arak yang nyata-nyata merupakan perkara yang dilarang dalam islam

Sebuah perebutan kekuasaan oleh keluarganya sendiri terjadi pada tahun 1964 dengan disokong oleh golongan ulama. Walaupun Muhammad bin Abdul Aziz Al Su'ud merupakan pewaris tahta yang paling layak namun dia enggan menerimanya dan sebaliknya menyokong pengangkatan adik tirinya yaitu Faishal bin Abdul Aziz Al Su'ud sebagai raja. Raja Su'ud kemudian ke Jenewa, Swiss setelah diusir keluar dari Arab Saudi. Pada tahun 1966, Raja Su'ud telah dijemput oleh Presiden Gamal Abdel Nasser untuk tinggal di Mesir. Ia meninggal dunia di Athena, Yunani pada tahun 1969

SUMBER: http://id.wikipedia.org/wiki/Saud_dari_Arab_Saudi

Kemudian gambar dibawah ini berjudul

الملك سعود في مناسبة رياضية

Raja Su’ud dalam sebuah acara olah raga

Klik: http://kingsaud.net/var/ks/storage/images/almktbah/mardh_alsswr/almlk/almlk_sawd_fe_ahd_almnasbat_alreadheah/15502-1-ara-SA/almlk_sawd_fe_ahd_almnasbat_alreadheah_lightbox.jpg



Demikian baba naheel melaporkan

Saya tutup postingan ini dengan sebuah hadits riwayat Imam Bukhari yang berbunyi


حدثنا بن أبي مريم قال حدثنا عطاف بن خالد قال حدثني عبد الرحمن بن رزين قال مررنا بالربذة فقيل لنا ها هنا سلمة بن الأكوع فأتيته فسلمنا عليه فأخرج يديه فقال بايعت بهاتين نبي الله صلى الله عليه وسلم فأخرج كفا له ضخمة كأنها كف بعير فقمنا إليها فقبلناها


ذكره الحافظ فى الفتح (11/57), وحسنه الالباني فى صحيح الأدب المفرد (973)

"Abdurrahman bin Razin bercerita: Kami berjalan jalan di daerah Ribdzah kemudian ada yang mengatakan kepada kami: Disini Salmah bin Al Akwa’ tinggal (sahabat nabi)pent.
Kemudian saya mendatangi beliau. Saya mengucapkan salam kepadanya
Dia mengeluarkan tangannya seraya berkata:”Saya pernah berbai’at kepada Nabi dengan kedua tangan saya ini

Lantas dia mengulurkan telapak tangannya yang besar seakan akan seperti telapaknya unta, maka kami langsung berdiri meraih telapak tangan beliau kamudian kami menciumnya

*Imam Alhafidz ibnu hajar menyebutkan dalam kitabnya Fathul Barri (57/11)
*Syeikh Albani menghukumi HASAN dalam kitab Shohih Adabul Mufrad (973

________________________

Hujjah saya bermuara disini
http://www.doraksa.com/vb/showthread.php?t=3697&page=2



Semoga bermanfaat
Salam Aswaja !!

█║▌│█│║▌║││█║▌║▌║
Verified Official by Kaheel’s

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Bagikan