NAVIGASI

Minggu, 08 April 2012

Kajian Fatwa Syeikh Al Albani EPISODE XIII


EPISODE XIII

Kajian: Fatwa Syeikh Al Albani.

Dulu disini saya pernah melansir fatwa beliau mengenai tidak batal nya wudlu’nya seorang lelaki yang memegang kelamin nya:

http://www.facebook.com/photo.php?fbid=248493281879753&set=o.107101919360938&type=1&theater

Kemudian juga masalah hukum melihat nya suami ke kemaluan istrinya:

http://www.facebook.com/photo.php?fbid=267204410008640&set=o.107101919360938&type=1&theater


Dan sekarang aku lanjutkan tentang fatwa beliau yang ini.

Aku ambil dengan PrtSc SysRq dari situs resmi beliau dengan alamat:

http://www.alalbany.net/fatawa_tape.php?tape=002&B1=%C7%CE%CA%D1


TERJEMAH

Terbitan : Silsilah Huda Wan Nur.
Nomor Kaset : 002
Nomor Fatwa : 15
Fatwa: : 15- Apakah menyentuhnya seorang suami ke KEMALUAN istri nya itu bisa membatalkan wudlu’nya atau sebalik nya?”
________________________________________________

Liputan : Pena nya:”Jika seorang suami menyentuh KELAMIN istri nya, apakah membatalkan wudlu’ nya sang suami itu atau sebaliknya?”


Syeikh Albani rahimahullah menjawab:”
“Jika itu dilakukan tanpa SYAHWAT, maka tidak !!
Jika menyentuh atau memegang nya itu tanpa ada SYAHWAT maka wudlu’nya tidak batal.

Lalu salah satu hadirin disitu ada yang menyahut:

“Jelaskan definisi atau kriteria SYAHWAT nya tersebut wahai guru kami?’


Syeikh Albani rahimahullah menjawab:

“Lelaki jantan bakal tau !”



Semoga bermnafaat
Salam Aswaja !!


©Scan Original & Official®
█║▌│█│║▌║││█║▌║▌║
Verified Official by Kaheel’s

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Bagikan